Analisis Transaksi dan Kiat-kiat Trading untuk Mata Uang Euro
Pengujian harga di 1,1784 terjadi ketika indikator MACD baru mulai bergerak naik dari level nol, mengonfirmasi titik masuk yang tepat untuk membeli euro. Alhasil, pasangan mata uang ini naik hingga ke level target 1.,1805.
Kemarin, mata uang AS kembali melemah. Hal ini dipicu oleh pernyataan pejabat AS mengenai rencana Donald Trump untuk segera menandatangani sebuah instruksi guna menaikkan tarif internasional menjadi 15%. Para ahli memperingatkan bahwa langkah proteksionis seperti ini mungkin memicu tindakan balasan dari mitra dagang AS.
Paruh pertama hari ini akan diwarnai dengan pidato Presiden European Central Bank, Christine Lagarde. Mengingat berlanjutnya ketidakpastian terkait prospek pertumbuhan ekonomi global, setiap kata yang disampaikan Lagarde akan dianalisis secara cermat. Para investor dan analis akan mencari sinyal dari ECB mengenai kebijakan moneter ke depan, termasuk kemungkinan perubahan suku bunga, meskipun hal itu dinilai kecil kemungkinannya. Setelah pidatonya, dua laporan penting akan dirilis dan akan memberikan gambaran tentang kondisi terkini aktivitas kredit dan jumlah uang beredar di Zona Euro. Laporan mengenai pinjaman sektor swasta akan menunjukkan seberapa aktif bank menyalurkan kredit ke rumah tangga dan pelaku usaha. Pertumbuhan kredit yang sehat menjadi indikator aktivitas ekonomi dan keyakinan yang kuat, sementara perlambatan dapat menjadi sinyal akan adanya kesulitan ke depan. Perubahan pada M3 money supply aggregate, pada akhirnya, merupakan ukuran yang lebih luas atas tingkat likuiditas dalam perekonomian. M3 mencakup uang tunai, simpanan giro, simpanan tabungan, simpanan jangka pendek, unit reksa dana pasar uang, dan beberapa aset likuid lainnya.
Untuk strategi intraday, saya akan lebih berfokus pada penerapan skenario #1 dan #2.
Skenario Beli:
Skenario #1: Saya berencana membeli euro hari ini ketika harga mencapai kisaran 1,1827 (garis hijau pada grafik), dengan target kenaikan ke 1,1855. Pada level 1,1855, saya berniat keluar dari pasar dan segera menjual kembali euro saat terbentuk pullback, dengan target pergerakan 30–35 pip dari titik masuk. Ekspektasi kenaikan euro hari ini hanya masuk akal jika data yang dirilis kuat. Penting! Sebelum membeli, pastikan indikator MACD berada di atas level nol dan baru mulai bergerak naik dari level tersebut.
Skenario #2: Saya juga berencana membeli euro hari ini jika harga menguji level 1,1810 dua kali berturut-turut sementara indikator MACD berada di area oversold. Hal ini akan membatasi potensi penurunan dan memicu reversal naik di pasar. Kenaikan dapat diantisipasi menuju level berlawanan di 1,1827 dan 1,1855.
Skenario Jual:
Skenario #1: Saya berencana menjual euro ketika harga mencapai 1,1810 (garis merah pada grafik). Target terletak di 1,1784, tempat saya berniat keluar dari pasar dan segera melakukan pembelian berlawanan arah (dengan target pergerakan 20–25 pip dari level tersebut). Tekanan pada pasangan ini bisa kembali muncul hari ini jika data yang dirilis buruk. Penting! Sebelum menjual, pastikan indikator MACD berada di bawah level nol dan baru mulai bergerak turun dari level tersebut.
Skenario #2: Saya juga berencana menjual euro hari ini jika harga menguji level 1,1827 dua kali berturut-turut ketika indikator MACD berada di area overbought. Hal ini akan membatasi potensi kenaikan pasangan ini dan memicu reversal turun di pasar. Penurunan dapat diantisipasi menuju level berlawanan di 1,1810 dan 1,1784.
Apa yang Ditampilkan pada Grafik:
- Garis Tipis Hijau: Level masuk untuk membeli instrumen trading.
- Garis Tebal Hijau: Perkiraan harga untuk memasang Take Profit atau mengunci profit, karena kenaikan kecil kemungkinannya berlanjut ke atas level ini.
- Garis Tipis Merah: Level masuk untuk menjual instrumen trading.
- Garis Tebal Merah: Perkiraan harga untuk memasang Take Profit atau mengunci profit, karena penurunan kecil kemungkinannya berlanjut ke bawah level ini.
- Indikator MACD: Saat masuk pasar, fokuslah pada zona overbought dan oversold.
Catatan:
Trader pemula di pasar forex harus mengambil keputusan masuk dengan sangat hati-hati. Sebaiknya hindari masuk pasar sebelum rilis laporan fundamental penting agar tidak terjebak fluktuasi harga yang tajam. Jika Anda memutuskan untuk trading saat rilis berita, selalu pasang stop order untuk meminimalkan kerugian. Tanpa stop order, Anda bisa dengan cepat kehilangan seluruh deposit, terutama jika Anda tidak menerapkan manajemen modal dan trading dengan volume besar.
Ingat, untuk dapat trading dengan sukses, Anda harus memiliki rencana trading yang jelas, seperti yang disajikan di atas. Keputusan trading spontan yang hanya berdasarkan situasi pasar saat ini adalah strategi yang merugikan bagi trader intraday.